Ticker

6/recent/ticker-posts

Perjalanan Sanugrah Padli, lulusan terbaik STKIP Usman Safri Kutacane 2021 I Lihatsaja.com

Lihatsaja.com - Sejak kecil saya  sering kali di buli, sering kali di asingkan dan di kehidupan disekolah di lingkungan dan bulian-bulian itu menghantui saya.

Sehingga pada saat  SD itu saya cenderung penakut dan tidak tau mengembangkan diri saya disaat itu saya selalu mendapatkan bulian-bulian dari orang-orang yang seperjuangan dengan saya di sekolah.

Saya pernah di kerjain, diiket dan itu membuat saya takut berkembang pada saat saya masih SD dan SMP pada saat itu bulian-bulian selalu menghantui sehingga pada saat SMP saya mulai terbuka pikirannya bahwa buli itu akan terjadi ketika kita tidak berani membantah dan melakukan perlawanan.

Mereka-mereka sok-sok hebat 
Saya tidak pernah nangis dan saya tidak pernah takut dengan mereka dan pada saat itu ada seseorang dia itu pindah suatu tempat dia itu sombong. 

Pada saat SD habis-habisan di buli dan pada saat SMP saya berusaha membuka pikiran, dimana saya berusaha melawan para pembuli-pembuli itu yang sering mengerjain saya. 

Pada saat SMA masih sama seperti SMP niatan untuk sekolah masih kurang sekali karna niatnya ke sekolah aja tanpa harus jadi juara.

Tidak mau juara ini tidak mau juara itu, nah pada saat itu masih marak dimana ada senior-senior yang garang tukang palak, agak sering sih di palak pada waktu di SMA, pada saat SMA itu kegagalan-kegagalan terus terjadi.

Tapi disitu saya menyadari bahwa diri saya tidak papa kalah yang penting kita itu terus berperoses jangan pernah berhenti dan terus belajar, walaupun kita gagal dan gagal lagi.

Pada kelas dua saya berhasil juga mendapatkan penghargaan juara 1, juara 1 umum kls dua semester 1 dan kelas 3 semester 2 saya berhasil juga di situ.

Ketika ada acara ekstrakulikuler seperti lomba kimia dari kelas 1 sampai kls 3  gagal terus gagal terus, paling mentok di 6 besar pada saat itu 6 besar dan pada saat SMP dulu.

Saya pernah juara 4 di 10 Mata pelajaran bahasa inggris, kemudian SMA kegalan-kegagalan yang luar biasa, sampai saya berpikir apakah saya harus berhenti dari segala hal.

Saya belajar sanggat keras agar bisa menjadi terbaik di olimpiade kimia, olimpiade 10 mata pelajaran pada saat itu saya langsung merangkap 3 perwakilan sekolah ada perwakilan untuk di SMA cerdas cermat ada perwakilan 10 mata pelajaran.

Pada saat itu saya masih gagal dan belum berhasil memberikan sesuatu yang luar biasa, maksudnya seperti ini belum berhasil mengembangkan gelar juara di sekolah padahal saat itu sekolah sanggat berharap pada saya.

Saya langsung berpikir berarti masih kurang dari diri saya dan saya itu berusaha terus dan terus dan mungkin disini belum rezky saya dan saya harus terus berjuang.


Setelah SMA pada saat itu luar biasa sekali kegagalan-kegagalan  sanggat luar biasa di SMA yang saya rasakan sanggat senang dapat posisi yang baik pada saat SMA.

Pada saat itu saya  belum ada, tidak ada ambisi menjadi juara di kelas juara lalu ada seseorang yang berkata kepada saya, kamu itu tidak akan bisa mengalahkan saya walaupun kamu Belajar terus menerus.

Saya berpikir dia itu orangnya makan nasi, kenapa dia bisa sombong seperti itu pas di semester satu semuaya luar biasa, nah dari situ saya tekat belajar, saya itu tidak terima dijatuhkan di depan semua orang dan pada saat itu saya buktikan saya belajar dengan keras dengan keyakinan.

Ketika di proses ini saya yakin dengan belajar sungguh-sungguh, terus kita tidak peduli dengan yang mereka katakan pada mereka, kita fokus belajar  dengan apa yang kita targetkan, apa yang ingin kita capai dengan sesuatu hal yang fokus kepada tujuan kita itu sanggat luar biasa sekali dan itu  akan terjadi.

Saya fokus tanpa harus mengalahkan dia, tujuan saya menjadi orang yang lebih baik dari diri saya bukan untuk melampaui dia.

Ketika kita mempunyai musuh di samping kita, kita tidak peduli harus lebih hebat dari mereka tapi kita itu harus fokus dengan apa yang kita tuju dan apa yang harus kita capai dengan mengembangkan diri.

Inilah kita, kita harus fokus tanpa menjatuhkan lawan kita bisa sukses tanpa menjatuhkan lawan kita bisa terus sukses, terus belajar,  tanpa ada iming-iming aku harus mengalahkan dia.

Tidak harus seperti itu kita harus menjadi seperti diri kita sendiri, aku pasti bisa dan saya buktikan pada saat itu dengan belajar sungguh-sungguh menjadi nomer satu sampai semester kelas 1, kelas 2 sampai kelas 3 seterus-seterusnya.

Sema kuliah ini saya banyak belajar dan banyak bersyukur,  sanggat senang dengan diri saya sendiri, selalu menjadi diri saya sendiri menjadi mahasiswa yang kritis dan selalu mengutamakan kebenaran dan percaya diri.

Dimana semua hal kita harus mempertanggungjawabkan yang kita lakukan disitu saya banyak belajar dan alhamdulillah prestasi demi prestasi bisa di raih.

Alhamdulillah cukup di berikan orang tua ibu sekaligus ayah untuk saya yang senang tiasa membimbing saya, yang sabar menghadapi tingkah laku saya disitu dan kekuatan luarbiasa itu mengantarkan saya menjadi pribadi yang lebih baik.

Alhamdulillah 09 januari 2021 saya berhasil menjadi mahasiswa terbaik di wisuda tahun 2021 Alhamdulillah.

Prestasi Sanugrah Padli :

Lulusan terbaik STKIP USMAN SAFRI KUTACANE  TAHUN 2021
Kejari ambassador southeast Aceh 2020
3rd up Handsome Face of Indonesia 2020
5th Tourist ambassador southeast Aceh 2019
Quarter finalist of NUDC Aceh 2019, 2018
10th NUDC Aceh 2019
The chief of FGA province meeting 2018
12th Elimination Round of NUDC Aceh 2017
10th Education GenRe Ambassador Aceh 2017
GenRe/KB Ambassador southeast Aceh 2016
-
Participant of USAID Bussiness management 2019
Participant of IYP Chapter Malaysia 2018
Participant of FYP International essay online contest 2018
Participant of national poetry competition 2017
Participant of national essay competition 2017

untuk mengenal sanu lebih dalam silahkan follow IG :(@1tsanu)


Semoga kisah sanu bisa memotivasi kita dalam belajar,  menghargai orang lain dan terus semangat  untuk memperbaiki diri Aminn ­čÖĆ

(R. G. D.)

Post a Comment

0 Comments